Tak Punya Uang, Taliban Bayar Pegawai di Afghanistan Pakai Gandum Sumbangan dari Negara Luar

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:43 WIB
Seorang pejuang Taliban menjaga sebuah jalan di Kabul, Afghanistan (Ali Khara, Reuters)
Seorang pejuang Taliban menjaga sebuah jalan di Kabul, Afghanistan (Ali Khara, Reuters)

HALUAN KALSEL - Taliban akhirnya membayar gaji para pekerja di Afghanistan, namun bukan dibayar dengan uang malinkan dibayarkan dengan gandum.

Gandum yang diberikan Taliban sebagai gaji pada pekerja pun bukanlah hasil negaranya, melainkan hasil sumbangan dari negara lain.

Baca Juga: Modus Transfer Tenaga Dalam, Pria di Kabupaten Bandung Setubuhi 3 Bocah di Ciparay

Ada sekitar 40.000 pekerja di sektor publik yang mendapatkan bayaran menggunakan gandum.

Dalam 5 jam bekerja per hari, pekerja di Afghanistan dibayar dengan 10 kg gandum.

Hal tersebut dilakukan Taliban karena Afghanistan sedang mengalami krisis keuangan yang buruk.

Skema pembayaran upah tersebut sedang disosialisasikan Taliban dengan mengusung program 'Makanan untuk Pekerja'.

Sebagaian besar gandum didapat dari hasil sumbangan India.

Sebelumnya, hanya Ibu Kota Afghanistan saja yang melakukan program 'makanan untuk pekerja' (food for work), tetapi Taliban kini memperluas program tersebut ke seluruh negeri.

Wakil menteri administrasi dan keuangan kementerian pertaniaan Afghanistan, Fazel Bari Fazli mengatakan akan membantu rakyat bagaimana pun caranya.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X