Dua Orang Tewas Tenggelam di Peru Pasca Gunung Meletus di Tonga, Ribuan Warga Jepang Diimbau Mengungsi

- Senin, 17 Januari 2022 | 14:59 WIB
Letusan gunung berapi bawah laut di Tonga (Tonga Geological Services)
Letusan gunung berapi bawah laut di Tonga (Tonga Geological Services)

HALUAN KALTIM - Akibat gelombang yang luar biasa tinggi di beberapa daerah pantai setelah letusan gunung berapi bawah laut di Tonga mentyebabkan dua orang dinyatakan tewas tenggelam di pantai Peru pada Minggu 16 Januari 2022.

Institut Pertahanan Sipil Nasional Peru (Indeci) mengatakan, kematian dua orang karena tenggelam terjadi di sebuah pantai yang terletak di wilayah Lambayeque,

Gunung berapi bawah laut di lepas pantai Tonga meletus pada Sabtu lalu, yang mana memicu peringatan tsunami dan perintah evakuasi di Jepang.

Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologis Pengeroyokan Anggota TNI AD oleh Sekelompok Orang di Jakarta Utara

Selain itu, kejadian tersebut juga menyebabkan gelombang besar di beberapa pulau Pasifik Selatan, seperti yang beredar di media sosial, ombak menghantam rumah-rumah di tepi pantai.

Indeci menyatakan, sebagai tindakan pencegahan di tengah peringatan mengenai gunung berapi yang menyebabkan gelombang tinggi menjadi tidak normal, maka lebih dari 20 pelabuhan Peru ditutup sementara.

Di media sosial, Polisi Peru menulis kedua korban ditemukan tewas oleh petugas dari kantor polisi pantai Naylamp, mereka menyebut keadaan ombak yang tidak normal di daerah tersebut dan dinyatakan tidak cocok untuk berjemur.

Baca Juga: Amankan 218,46 Kg Sabu dan 16.586 Butir Ekstasi, 11 Tersangka Dibekuk BNN

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, peringatan akan adanya tsunami disebutkan Angkatan Laut Peru telah dikesampingkan oleh negara Pantai Pasifik.

Di Jepang, ratusan ribu orang diimbau untuk mengungsi karena gelombang lebih dari satu meter menghantam daerah pantai.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X