Tradisi Mengikat Kaki Semakin Kecil Semakin Cantik di Tiongkok, Sempat akan Dihentikan

- Minggu, 23 Januari 2022 | 22:29 WIB
Tradisi Mengikat Kaki Semakin Kecil Semakin Cantik di Tiongkok, Sempat akan Dihentikan (tiktok/@kotakfakta )
Tradisi Mengikat Kaki Semakin Kecil Semakin Cantik di Tiongkok, Sempat akan Dihentikan (tiktok/@kotakfakta )

HALUAN KALTIM - Budaya mengikat kaki seorang wanita di Tiongkok telah ada pada zaman dahulu, tepatnya pada zaman dinasti Tan pada tahun 618-907.

Para wanita pada saat itu beranggapan bahwa semakin kecil kaki mereka maka semakin cantik wanita tersebut.

Dikutip dari akun Tiktok @kotakfakta prosesi ini dimulai saat anak berusia 4-7 tahun, pengikatan kaki ini dilakukan dengan cara memakai kain dan melipat empat jari kaki kebagian bawah kaki.

Baca Juga: Simak 5 Zodiak Ini Suka Mengintimidasi dan Membuat Orang Takut

Kemudian menarik ibu jari kaki mendekati tumit hal ini membuat kaki menjadi lebih pendek dan lebih kecil.

Kain pengikat kaki diketat hari demi hari, dan kaki dipaksa menggunakan sepatu yang berukuran kecil.

Praktik mengikat kaki ini disebutkan terinspirasi dari seorang penari istana kaisar China pada abad ke 10. Ia adalah Yao Niang yang berusaha memikat hati kaisar dengan cara tersebut.

Baca Juga: Ini Lima Manfaat Buah Durian Bagi Kesehatan, Tapi Jangan Dikonsumsi Berlebihan

Lambat laun, para wanita di istana mulai meniru dan mengikat kaki mereka seperti Yao Niang. Semakin lama diikat, kaki mereka menjadi lebih kecil. Mereka pun menjadikannya sebagai simbol status sosial.

Lebih dari sekadar soal penampilan, di China, ukuran kaki wanita bagaikan nilai mata uang. Semakin kecil ukuran inci kaki maka semakin mahal ia sebagai seorang pengantin wanita.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: Galamedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X