Wanita asal Spanyol Minum Darah Menstruasi untuk Tingkatkan Kesehatan, Ilmuwan: Sangat Bodoh

- Selasa, 25 Januari 2022 | 13:42 WIB
Ilustrasi menstruasi (Freepik)
Ilustrasi menstruasi (Freepik)

HALUAN KALTIM - Seorang wanita asal Spanyol menjadi perhatian dari para ilmuwan atas kelakuannya meminum darah menstruasi.

"Darah menstruasi adalah obat murni," kata Jasmine Alicia Carter yang berusia 30 tahun saat berbicara mengenai dugaan obat mujarabnya itu.

Wanita yang memiliki pengikut sebanyak 22.800 di media sosial Instagram dan sering membicarakan ramuan darah menstruasi yang diminumnya.

Baca Juga: Remaja Penderita Autis Tikam Ayahnya hingga Tewas, Alasannya Sering Dipukul dan Dimaki

Dia menyebut dirinya sendiri sebagai 'Mentor Pemberdayaan Wanita Suci', dan bertujuan membantu para wanita memahami serta merebut kembali kesucian yang melekat dalam seluruh siklus menstruasi mereka.

Dia berbicara tentang hal itu lantaran alat kelamin dan darahnya tidak cukup dihargai, dan menuding para wanita dalam sejarahnya diajarkan untuk malu dengan siklus bulanan.

Jasmine bahkan berteori bahwa tampon dan pembalut menstruasi mengandung bahan kimia untuk menyembunyikan darah yang keluar, dan menyebutnya sangat membahayakan fungsi alami menstruasi, yang diklaim mengemas semua nutrisi kebutuhan tubuh.

Baca Juga: RSDC Wisma Atlet Pastikan Stok Oksigen Cukup untuk Mengantisipasi Lonjakan Omicron

Demi mengambil keuntungan manfaat kesehatan dan juga menghilangkan stigma, advokat kesehatan menstruasi ini dilaporkan meminum plasma menstruasinya sendiri.

"Saat saya meminum darah haid, saya biasanya jongkok di toilet, mengeluarkan cangkir menstruasi saya dan menyesapnya," katanya.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X