Digugat Bupati Kuansing, KPK: Penahanan Andi Putra sesuai Prosedur

- Rabu, 22 Desember 2021 | 20:07 WIB
Bupati Non Aktif Kuansing Andi Putra  (dok, akurat.co)
Bupati Non Aktif Kuansing Andi Putra (dok, akurat.co)

HALUAN KALTIM - Tersangka dugaan suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) Sawit di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra (AP) melayangkan gugatan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gugatan praperadilan diajukan tersangka Andi Putra dengan nomor perkara 114/Pid.Pra/2021/PN.JKT.Sel. Dalam isi petitum, pemohon menilai proses penyidikan dan penahanan terhadap dirinya telah melanggar hukum.

Baca Juga: Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup Mulai 1 Januari 2022, Ini Penyebabnya

"KPK optimis permohonan praperadilan dimaksud akan ditolak hakim dan proses penyidikan maupun penahanan tersangka AP telah sah sesuai dengan hukum acara pidana yang berlaku," ungkap Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu 22 Desember 2021.

Menurut Ali, operasi tangkap tangan (OTT) dan upaya paksa penahanan tersangka Andi Putra oleh tim KPK lantaran yang bersangkutan diyakini berusaha melarikan diri.

Baca Juga: Libur Nataru, Jasa Marga akan Berlakukan Buka Tutup Rest Area

Dia menyebut tersangka diduga sengaja mengganti nomor plat kendaraannya dengan nomor plat palsu.

KPK menilai hal tersebut dilakukan Andi ketika tersangka lain dalam perkara ini, yakni General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso sudah diamankan terlebih dulu oleh KPK. Diketahui, Sudarso merupakan tersangka pemberi suap dalam perkara ini.

Baca Juga: Gagal Rampas Sepeda Motor Tukang Ojek, Pelaku Begal di Ciputat Bonyok Diamuk Massa

"Tersangka juga diduga membeli ponsel baru berupa Iphone XR 64 untuk menghilangkan jejak," ujarnya.***

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Belum Terima Penangguhan Penahanan Adam Deni

Sabtu, 5 Februari 2022 | 15:59 WIB

Terpopuler

X