Terima Laporan 263 Korban Penipuan Investasi Suntik Modal Alkes, Polri: Kerugian Capai Rp503 Miliar

- Rabu, 19 Januari 2022 | 19:04 WIB
ilustrasi investasi bodong
ilustrasi investasi bodong

HALUAN KALTIM - telah menerima laporan dari 263 orang yang menjadi korban kasus investasi suntik modal alat kesehatan.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan menerangkan dari 263 korban yang membuat laporan, diketahui nilai kerugian yang dialami atas kasus investasi bodong itu mencapai ratusan miliar rupiah.

"Dari laporan tersebut, kita menerima 263 korban yang melapor ke kita dan 20 korban sudah di BAP. Total kerugian mencapai Rp503 miliar, ini yang kami himpun dan data dari berita acara pemeriksaan korban," kata Whisnu dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu 19 Januari 2022.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Omicron, Kapolri Cek Prokes dan Karantina di PLBN Entikong

Untuk diketahui, sebanyak empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus investasi suntik modal alat kesehatan (alkes). Masing-masing berinisial VAK (21), BS (32), DR (27), dan DA (26).

Adapun peran para tersangka yakni VAK yang menawarkan dan menerima dana dari investor suntik modal alkes sebelum ditransferkan ke tersangka BS dan DR.

Kemudian, BS berperan sebagai atasan VAK yang menawarkan suntik modal alkes dengan SPK Kemenkes dan Kemendikbud.

Baca Juga: Tya Ariestya Mulai Pakai Jilbab: Semoga Istiqomah

Lalu, tersangka DR dengan peran atasan VAK yang menawarkan suntik modal alkes dengan modus perusahaannya PT Ardira Medika Utama dengan SPK Kemenkes, Kemenhan dan Pertamina.

Terakhir, tersangka berinisial DA yang merupakan suami dari tersangka DR dan berperan sebagai komisaris di PT Ardira Medika Utama.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Belum Terima Penangguhan Penahanan Adam Deni

Sabtu, 5 Februari 2022 | 15:59 WIB

Terpopuler

X