Mabes Polri Ambil Alih Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

- Selasa, 25 Januari 2022 | 18:07 WIB
Ucapan Edy Mulyadi  (Tangkap layar YouTube.com/BANG EDY CHANNEL.)
Ucapan Edy Mulyadi (Tangkap layar YouTube.com/BANG EDY CHANNEL.)

HALUAN KALTIM -  Pernyataan politikus Edy Mulyadi yang menyebut Kalimantan tempat jin Buang Anak menjadi polemik di tengah masyarakat, sehingga berujung pelaporan dari berbagai ormas ke Polri.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akhirnya mengambil alih seluruh laporan kepolisian di Polda jajaran terkait dugaan ujaran kebencian mantan politikus PKS tersebut.

Baca Juga: Video Pria Diduga ODGJ Laksanakan Salat, Netizen: Peringatan untuk Mereka yang Sehat

"Semua laporan polisi, pengaduan, dan pernyataan sikap dari berbagai elemen masyarakat akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Bareskrim Polri. Terkait pelaku yang sama," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 25 Januari 2022.

Dikatakan Ramadhan, laporan polisi terhadap Edy Mulyadi sendiri ada tiga yang diterima. Ketiganya adalah Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Utara (Sulut), dan Bareskrim Polri.

"Jadi total terkait dengan dugaan ujaran kebencian dilakukan EM ada 3 LP, 16 pengaduan, dan 18 pernyataan sikap," jelas Ramadhan.

Terkait kasus ini, Ramadhan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan terhadap Polri sebagai aparat penegak hukum.

Baca Juga: Maura Magnalia Madyaratri Meninggal di Meja Makan, Nurul Arifin: Serangan Jantung

"Kami Polri, meminta masyarakat kita imbau tenang dan percayakan penanganannya kasus ini kepada Polri," tandas Ramadhan.***

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Belum Terima Penangguhan Penahanan Adam Deni

Sabtu, 5 Februari 2022 | 15:59 WIB

Terpopuler

X