Satgas Pangan Polri Belum Temukan Permainan Harga Minyak Goreng

- Rabu, 2 Februari 2022 | 13:12 WIB
Ilustrasimintyak goreng (Dok. Freepik)
Ilustrasimintyak goreng (Dok. Freepik)

HALUAN KALTIM - Kasatgas Pangan, Irjen Pol Helmy Santika menyebut sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya kartel atau oknum yang memainkan harga minyak goreng satu harga di pasaran.

"Saat ini belum ditemukan kartel atau permainan harga," kata Helmy saat dikonfirmasi, Rabu 2 Februari 2022.

Dikatakan Helmy, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PTKN) Kemendag RI dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam memonitoring minyak goreng di pasaran.

Baca Juga: Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet Bertambah 269 Orang Hari Ini

Adapun kenaikan harga minyak goreng itu disebabkan oleh mekanisme pasar serta naiknya bahan utama minyak goreng yakni CPO (crude palm oil) secara  internasional.

"Bursa pasarnya ada di Rooterdam, harga CPO mengalami kenaikan yang cukup besar yakni lebih dari 100 persen dari harga awal 550-600 USD/MT menjadi 1.300-1.500 USD/MT. Ini yang kemudian menjadi faktor kenaikan harga minyak goreng," jelasnya.

Seperti diketahui, mulai Senin 1 Februari 2022 telah diberlakukan secara serentak Harga Eceran Tertinggi (HET) baru untuk produk minyak goreng yang berlaku baik di retail modern maupun pasar tradisional.

Baca Juga: Diperkenalkan Hari ini, Seragam Satpan akan Diganti dari Warga Cokelat Muda Menjadi Krem

Berdasarkan Permendag No 6 tahun 2022, mulai 1 Februari 2022 berlaku HET minyak goreng sesui jenis sebagai berikut; minyak goreng kemasan premium Rp 14.000/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500/liter, dan minyak goreng curah Rp11.500/liter.***

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Belum Terima Penangguhan Penahanan Adam Deni

Sabtu, 5 Februari 2022 | 15:59 WIB

Terpopuler

X