Kasus Suap Rahmat Effendi, KPK akan Panggil Sekda Bekasi

- Jumat, 4 Februari 2022 | 12:15 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Reny Hendrawari.  (bekasikota.go.id)
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Reny Hendrawari. (bekasikota.go.id)

HALUAN KALTIM - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Reny Hendrawari akan diperksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Reny akan dimintai keterangan terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan yang dilakukan Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi alias Pepen.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RE (Rahmat Effendi)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat 4 Februari 2022.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Munculkan Kolom Abu Setinggi 357 Meter, Warga Banten Cemas

Selain Reny, penyidik juga berencana untuk memeriksa Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Kota Bekasi Yudianto; Lurah Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan Bahrudin dan Lurah Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu Hasan Sumarawat.

Kemudian, dua orang staf dari PT Hanaferi Sentosa yakni Fran Culio dan Ingchelio alias Ince juga turut diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga: Saham Anjlok, Mark Zuckerberg Rugi Rp400 Triliun Dalam Sehari

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi. Sebanyak 14 orang, termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi turut diamankan.

Adapun 9 dari 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka AA, LBM, SY dan MS merupakan pemberi suap. Mereka dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Sawer Biduan Sambil Tunggangi Sapi, Endingnya Malah Begini...

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Belum Terima Penangguhan Penahanan Adam Deni

Sabtu, 5 Februari 2022 | 15:59 WIB

Terpopuler

X