Cerita Karyawan Pinjol Ilegal: Tergiur Gaji Besar dan Masuk Kerjanya Tanpa Syarat

- Kamis, 27 Januari 2022 | 13:01 WIB
Karyawan kantor Pinjol ilegal yang digerebek polisi (PMJ News)
Karyawan kantor Pinjol ilegal yang digerebek polisi (PMJ News)

HALUAN KALTIM - Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara pada Rabu 26 Januari 2022 malam. Sebanyak 99 karyawan termasuk sang manajer ikut diamankan.

Salah satu karyawan Pinjol ilegal  bernama Alfia sempat bercerita mengenai proses bekerjanya di kantor tersebut. Ia mengaku baru satu hari ikut bergabung dan bekerja menjadi pengingat nasabah dalam membayar utang.

"Baru satu hari. Tau kok ini pinjol ilegal," kata Alfia saat dikonfirmasi wartawan di lokasi.

Baca Juga: Polisi Dalami Sumber Dana Operasional Pinjol Ilegal yang Mengelola 14 Aplikasi di PIK 2 Jakut

Dikatakan Alfia, dirinya tergiur bergabung ke kantor pinjol ilegal tersebut lantaran mendapatkan gaji yang tinggi untuk lulusan SMA. Selain itu, proses rekrutmen yang mudah juga menjadi daya tarik sehingga ia memutuskan bekerja di tempat ini.

"Lihat gajinya gede sih dan memang awalnya ini diajak temen, gajinya Rp3 juta. Aku baru lulus dan tergiur mudah masuknya juga enggak pakai syarat," terangnya.

Iwan yang juga menjadi karyawan kantor pinjol ilegal bagian debt collector juga mencurahkan nasibnya yang harus diamankan polisi padahal baru bekerja selama tiga hari.

Baca Juga: Terungkap! Kantor Pinjol di PIK 2 Kelola 14 Aplikasi Pinjaman Ilegal

Ia mengaku terpaksa bekerja di kantor pinjol ilegal tersebut karena sudah lama menganggur sejak tahun 2020 lalu.

"Saya buntu, sebelumnya jadi admin kemudian berhenti gara-gara Covid-19. Nganggur sejak tahun 2020," jelas Iwan.

Halaman:

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X