Kemenkes sebut Resiko Masuk RS Pada Kasus Omicron Lebih Rendah Dibanding Beta dan Delta

- Kamis, 30 Desember 2021 | 11:10 WIB
Ilustrasi Covid-19 varian omicron
Ilustrasi Covid-19 varian omicron

HALUAN KALTIM - Resiko masuk rumah sakit pada kasus Omicron jauh lebih rendah jika dibandingkan varian Covid-19 sebelumnya.

"Kita lihat data awal dari Afrika Selatan menunjukkan resiko masuk rumah sakit pada kasus Omicron jauh lebih rendah dibandingkan varian sebelumnya seperti Beta dan Delta," jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmidzi, Rabu.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Maluku, Getarannya Terasa hingga ke Australia

Menurut Nadia, data lain juga menunjukkan proporsi penggunaan ruang rawat unit intensif lebih rendah pada kasus Omicron. Misalnya, perawatan di ICU hanya 5 persen dan pada perawatan healthcare hanya 8 persen.

"Kalau kita bandingkan sebelumnya itu untuk perawatan ICU bisa mencapai 22 persen," ujarnya.

Kendati begitu, Nadia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan, meskipun sebagian besar gejala Omicron bersifat ringan.

"Risiko sakit parah dan kematian harus tetap menjadi kewaspadaan kita. Deteksi dini menjadi penting untuk mencegah keparahan dan memutuskan rantai penularan," tuturnyanya.

Baca Juga: Bongkar Komplotan Mafia Tanah di Banten, Polres Jakpus Rangkap Mantan Kades dan Camat

Dia menambah, studi yang dapat dipelajari dari Afrika Selatan bahwa kasus konfirmasi Omicron dapat mencapai puncaknya dalam 30 hari, sementara pada gelombang sebelumnya berkisar antara 66 sampai dengan 79 hari.***

Editor: Faisal Haluan

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ahli: Gejala Omicron Bisa Muncul di Mata dan Hidung

Sabtu, 5 Februari 2022 | 17:42 WIB

Jumlah Positif Covid-19 di DPR RI Bertambah 142 Orang

Kamis, 3 Februari 2022 | 22:08 WIB

Terpopuler

X